BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Kebutuhan layanan darurat di tingkat lingkungan kembali menjadi perhatian. Anggota DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara, memastikan akan segera menganggarkan pengadaan mobil ambulans untuk warga Kelurahan Gunung Samarinda.
Hal ini menyusul banyaknya aspirasi masyarakat yang mengeluhkan sulitnya akses kendaraan saat kondisi kedukaan. Halili menegaskan, kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu seluruh warga tanpa terkecuali.
“Ke depan, saya rencanakan pengadaan mobil ambulans Tidak per RT, tapi satu untuk Kelurahan Gunung Samarinda. Siapa pun bisa pakai saat ada kedukaan,” ujarnya, saat Reses di RT 05 Kelurahan Gunung Samarinda Kecamatan Balikpapan Utara, pada Sabtu (2/5/2026) malam.
Ketua Fraksi PKB DPRD kota Balikpapan menjelaskan, pada tahap awal pengadaan kemungkinan dilakukan dengan membeli kendaraan bekas, namun tetap mengutamakan kelayakan operasional.
“Walaupun mobil second, yang penting layak pakai dan tidak sering mogok. Saya akan cari yang terbaik untuk warga,” tegasnya.
Halili juga menekankan pentingnya perawatan kendaraan agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Ia mengingatkan sopir untuk mengoperasikan kendaraan secara hati-hati dan tidak ugal-ugalan.
Rencananya, pengelolaan ambulans akan berada di bawah koordinasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Gunung Samarinda. Skema penggunaan pun dipastikan gratis bagi warga.
“Pemakaian tidak dipungut biaya. Kalau ada yang ingin memberi seikhlasnya silakan, tapi dari kami gratis,” jelas Purnawirawan POM TNI AD.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan itu mengakui, kebutuhan mobil ambulans menjadi salah satu aspirasi paling mendesak dari masyarakat. Ia menyebut, jika menunggu pengadaan dari pemerintah melalui mekanisme usulan resmi, prosesnya bisa memakan waktu lama.
Karena itu, ia berinisiatif mempercepat pengadaan melalui jalur anggaran yang dimilikinya.
Namun demikian, Halili tetap berkomitmen mengusulkan pengadaan mobil ambulans baru melalui pemerintah kota pada tahun anggaran mendatang.
“Kalau nanti masuk dalam usulan resmi tahun 2027, kita dorong untuk pengadaan yang baru. Sementara ini kita percepat dulu agar kebutuhan warga bisa segera terpenuhi,” pungkasnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar