Menurutnya, sektor pariwisata memiliki efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah, mulai dari pelaku UMKM, industri kreatif, hingga sektor jasa. Oleh karena itu, keterlibatan generasi muda menjadi krusial dalam menciptakan inovasi dan daya tarik baru.
Rahmad juga memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor pemerintah, komunitas, hingga pelaku industri menjadi kunci dalam menghadirkan kegiatan yang tidak hanya seremonial, tetapi berdampak nyata.
Kepada para pemenang, ia berpesan agar menjalankan amanah sebagai duta wisata dengan penuh tanggung jawab. Peran tersebut, kata dia, bukan sekadar gelar, tetapi komitmen untuk aktif mempromosikan Balikpapan melalui berbagai platform dan kegiatan.
“Jadilah figur yang kreatif, komunikatif, dan mampu membawa identitas Balikpapan ke tingkat yang lebih luas,” pesannya.

Sementara itu, bagi finalis yang belum terpilih, Rahmad mengingatkan bahwa kontribusi terhadap daerah tidak terbatas pada satu ajang. Pengalaman yang diperoleh selama proses seleksi diharapkan menjadi bekal untuk terus berkarya di berbagai bidang.
Mengakhiri sambutannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam membangun Balikpapan sebagai kota global yang nyaman dihuni, sejalan dengan visi Madinatul Iman.
“Semoga kita semua senantiasa diberikan kemudahan dan kekuatan dalam membangun Balikpapan yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing,” harapnya. (*/Adv Diskominfo Balikpapan)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar