“Total terdapat delapan ruang yang terdampak, terdiri dari ruang kelas di lantai dua dan beberapa ruang di bawahnya, termasuk ruang kelas IX,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra AH, menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian.
“Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan tiga posko pemadam untuk menangani kebakaran di lokasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses pemadaman berlangsung lancar tanpa kendala berarti hingga api berhasil dikendalikan.
“Penanganan berjalan dengan baik dan tidak ditemukan hambatan di lapangan,” katanya.
Hendra juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan dugaan awal, kebakaran kemungkinan dipicu oleh korsleting listrik, meskipun penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.
“Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah gangguan listrik, namun masih dalam proses penyelidikan,” tegasnya.
Akibat kejadian ini, aktivitas belajar di SMPN 2 Samarinda diperkirakan akan terganggu sementara waktu, mengingat kerusakan yang terjadi pada sejumlah ruang kelas. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar