BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Jalan Letjen Suprapto RT 05, Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, pada Kamis (26/3/2026), berhasil dikendalikan sebelum merambat lebih luas berkat respons cepat tim gabungan.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 WITA itu menghanguskan satu unit rumah milik warga bernama Nardi Assanti. Saat petugas tiba di lokasi, kondisi api sudah membesar dan melahap sebagian besar bangunan.
Tim dari BPBD Kota Balikpapan bersama unsur gabungan langsung bergerak melakukan pemadaman. Berkat koordinasi yang solid, api berhasil dikendalikan dalam waktu relatif singkat, dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru.
Komandan Regu UPT Balikpapan Barat BPBD Balikpapan, Bambang, mengatakan saat laporan masuk, tim langsung bergerak. Kecepatan respons menjadi faktor krusial dalam penanganan kebakaran di wilayah padat penduduk seperti kawasan ini.
Dukungan relawan dan warga juga sangat membantu, terutama dalam penempatan unit sehingga penanganan bisa dilakukan dengan cepat.
Api berhasil dikendalikan hanya dalam waktu sekitar 15 menit. Meski demikian, petugas tetap melanjutkan proses pendinginan, guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
"Kita lakukan pendinginan, untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api. Ini sangat penting dilakukan," ucapnya.
Beruntung, saat kejadian rumah dalam kondisi kosong sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerusakan pada bagian dalam bangunan masih dalam pendataan.
Dalam operasi ini, BPBD mengerahkan sejumlah unit dari berbagai pos, termasuk Pos Baru Tengah, Pos Barat, dan sektor Gunung Samarinda. Penanganan juga melibatkan unsur kepolisian, TNI AL, serta relawan yang turut membantu proses pemadaman di lapangan.
Jika melihat kondisi lingkungan, potensi perambatan api sebenarnya cukup tinggi. Namun, sinergi cepat antara petugas dan warga berhasil mencegah kobaran api menjalar ke rumah lain di sekitarnya.
“Jarak rumah berdekatan sehingga sangat rawan. Berkat penanganan cepat, api tidak sampai meluas,” jelas Bambang.
Rentetan kebakaran dalam waktu berdekatan ini menjadi peringatan serius bagi warga kota. Sebelumnya, kebakaran di Karang Jati juga menghanguskan sejumlah rumah di kawasan padat.
Hingga kini, penyebab kebakaran di Baru Ilir masih dalam penyelidikan. Pemerintah dan petugas kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi sumber api di rumah, terutama di lingkungan dengan padat penduduk. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar