Pemkot Samarinda

Belum Siap Sepenuhnya, Teras Samarinda Tahap II Urung Dibuka Jelang Lebaran

lihat foto
Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Foto: BorneFlash/Nur Ainunnisa
Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Foto: BorneFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA - Rencana pembukaan kawasan Teras Samarinda Tahap II menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah masih belum dipastikan.

Meski ada dorongan dari DPRD serta harapan masyarakat agar kawasan tersebut dapat dimanfaatkan saat libur Lebaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memilih bersikap hati-hati.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa keputusan peresmian tidak akan dilakukan hanya berdasarkan laporan administratif dari pelaksana proyek. Ia menekankan pentingnya pengecekan langsung di lapangan guna memastikan seluruh fasilitas benar-benar siap digunakan.

“Saya tetap melakukan pemeriksaan langsung, meskipun laporan menyatakan pekerjaan telah selesai, termasuk memastikan detail-detail kecil yang berpotensi terlewat,” ujarnya pada Rabu (18/3/2026).

Ia mencontohkan pengalaman sebelumnya saat menunda peresmian Pasar Pagi karena masih adanya potensi kendala teknis yang diperkirakan muncul setelah dibuka.

“Seperti pada Pasar Pagi, peresmian ditunda karena diperkirakan masih terdapat sejumlah persoalan teknis yang perlu diselesaikan terlebih dahulu,” katanya.

Pendekatan serupa akan diterapkan pada proyek Teras Samarinda Tahap II.


Andi Harun menyatakan akan meninjau langsung kondisi di lapangan setelah proyek dinyatakan rampung oleh pelaksana, baik sebelum maupun setelah tahapan Final Hand Over (FHO), untuk memastikan seluruh aspek telah memenuhi standar kelayakan.

Ia menilai, detail kecil dalam pembangunan tetap harus diperhatikan karena dapat berdampak pada kenyamanan dan keamanan pengunjung.

“Pemeriksaan akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk memastikan tidak ada bagian konstruksi yang terlewat, seperti komponen yang belum terpasang atau kondisi finishing yang belum sempurna,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa aspek keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dibandingkan target waktu pembukaan.

“Apabila dinilai telah memenuhi seluruh persyaratan, maka kawasan dapat dibuka. Namun jika belum, maka pembukaan akan ditunda demi menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.

Sebelumnya, DPRD Samarinda melalui Komisi III mendorong agar Teras Samarinda Tahap II dapat segera difungsikan sebelum Lebaran, mengingat potensi kawasan tersebut sebagai destinasi wisata baru selama masa libur.

Ketua Komisi III, Deni Hakim Anwar, menyebut pembangunan proyek ini terbagi dalam empat segmen, dengan sebagian besar telah rampung, kecuali pada Segmen 1. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar