“Kondisi fiskal daerah saat ini mengalami penyesuaian, sehingga pemerintah kota perlu melakukan pengaturan ulang terhadap sejumlah program pembangunan agar tetap selaras dengan kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah kota tetap menempatkan pelayanan dasar kepada masyarakat sebagai prioritas utama.
Menurutnya, berbagai langkah penyesuaian anggaran dilakukan agar pelayanan publik tetap berjalan dengan baik meskipun ruang fiskal daerah lebih terbatas.
“Upaya penyesuaian pembiayaan dilakukan agar layanan dasar kepada masyarakat tetap dapat dilaksanakan secara optimal,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Samarinda juga mulai menerapkan sejumlah langkah penghematan dalam kegiatan internal pemerintahan.
Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah tidak lagi menyediakan makanan maupun kudapan dalam rapat internal pemerintah kota.
“Dalam rapat-rapat internal pemerintah kota saat ini tidak lagi disediakan makanan atau kudapan. Fasilitas yang diberikan hanya berupa air minum sebagai bagian dari langkah efisiensi anggaran,” terang Andi Harun.
Melalui kegiatan silaturahmi Ramadan tersebut, Pemkot Samarinda berharap hubungan komunikasi dengan kalangan media dapat terus terjalin secara baik.
Pemerintah kota juga mengajak para jurnalis untuk terus menyajikan pemberitaan yang informatif, akurat, dan berimbang demi mendukung pembangunan di Kota Samarinda. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar