BorneoFlash.com, SAMARINDA — Pengelola Masjid Islamic Center Kaltim kembali menyelenggarakan kegiatan i’tikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadan 1447 Hijriah.
Program ibadah tersebut menjadi salah satu agenda rutin yang diikuti jamaah dari berbagai wilayah di Kota Samarinda maupun daerah sekitarnya.
Kegiatan ini disiapkan untuk memberikan kesempatan bagi umat Islam meningkatkan kualitas ibadah di penghujung bulan suci sekaligus mengharapkan keberkahan malam Lailatul Qadar.
Selama pelaksanaan i’tikaf, jamaah juga mendapatkan pendampingan langsung dari para ulama dan tokoh agama yang memberikan bimbingan spiritual.
Imam Besar Masjid Islamic Center Kalimantan Timur yang juga Ketua MUI Kaltim, KH Muhammad Rasyid, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang agar jamaah dapat menjalankan ibadah secara lebih terarah dengan pendampingan para ulama yang memiliki kapasitas keilmuan.
“Kami berupaya menghadirkan para ulama serta tokoh agama yang kompeten sehingga para jamaah memperoleh pembinaan spiritual yang lebih mendalam selama sepuluh malam terakhir Ramadan,” ujar KH Muhammad Rasyid, pada Jumat (13/3/2026).
Ia menerangkan bahwa rangkaian i’tikaf dimulai sejak malam ke-21 Ramadan hingga menjelang akhir bulan suci. Dalam kegiatan tersebut, jamaah dapat mengikuti berbagai rangkaian ibadah yang dipandu oleh para pembimbing.






