“Kami akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Bulog untuk mendistribusikan pangan kepada masyarakat. Kami menjamin ketersediaan pangan cukup dan stabilitas harga tetap terjaga sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat,” lanjutnya.
Di wilayah Polda Metro Jaya, kegiatan ini menyasar sekitar 3.000 penerima manfaat, yang terdiri dari buruh, pengemudi ojek daring, masyarakat umum, organisasi kemasyarakatan, hingga unsur keamanan lingkungan seperti Linmas dan Pokdar Kamtibmas.
Selain penyaluran bahan pangan, Polri juga menyelenggarakan bakti kesehatan yang memberikan layanan kepada sekitar 3.000 masyarakat.
Wakapolri menegaskan bahwa program Gerakan Pangan Murah tidak hanya digelar menjelang Idul Fitri, tetapi akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan hingga akhir tahun 2026.
“Program ini tidak hanya dilaksanakan menjelang Hari Raya Idul Fitri, tetapi akan digelar secara rutin setiap bulan hingga Desember 2026,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Bulog dan Polri dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar