BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud secara seremonial menyerahkan Surat Keputusan (SK) purna tugas kepada 11 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan yang telah memasuki masa pensiun.
Rahmad Mas’ud menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi serta pengabdian para ASN, selama bertugas sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat di Kota Balikpapan.
“Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan, saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian Bapak dan Ibu sekalian. Semoga apa yang telah dilakukan selama ini menjadi amal jariah,” ujarnya, di Balai Kota Balikpapan, pada Jumat (6/3/2026).
Rahmad menegaskan bahwa purna tugas bukan berarti berakhirnya tanggung jawab untuk berkontribusi bagi bangsa dan daerah. Menurutnya, pengalaman serta ilmu yang dimiliki para ASN masih sangat dibutuhkan di tengah masyarakat.
“Purna tugas bukan berarti kita selesai bertanggung jawab terhadap bangsa, khususnya kota kita. Pengabdian masih bisa dilanjutkan di berbagai tempat dan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga mendorong para ASN yang telah pensiun untuk tetap aktif berbagi pengalaman, termasuk dalam menyampaikan program-program pemerintah dan memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Jangan sampai setelah pensiun hanya berdiam diri di rumah. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan, seperti kegiatan sosial, aktif di organisasi, atau aktivitas lain yang bermanfaat,” tambahnya.
Rahmad menilai, banyak ASN yang setelah memasuki masa pensiun tetap produktif dengan berbagai kegiatan, mulai dari aktivitas sosial, organisasi kemasyarakatan, hingga kegiatan pribadi seperti berkebun atau lebih banyak meluangkan waktu bersama keluarga.

“Biasanya setelah purna tugas, banyak yang tetap aktif. Ada yang berkegiatan sosial, aktif di organisasi, merawat kebun, atau lebih banyak bersama keluarga dan cucu,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pengajian rutin di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan. Wali Kota berharap seluruh ASN yang masih aktif tetap bekerja dengan penuh keikhlasan dalam menjalankan tugas.
“Kita semua harus tetap berikhtiar dan bekerja dengan ikhlas di manapun jabatan kita. Apalagi di tengah kondisi dunia yang saat ini tidak sedang baik-baik saja,” tutupnya. (*)






