BorneoFlash.com, JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyatakan, Presiden Prabowo Subianto mengarahkan agar peringatan Nuzulul Quran digelar di Istana Negara, Jakarta.
“Saya baru menghadap Bapak Presiden untuk membahas persiapan Nuzulul Quran. Insya Allah, kami akan melaksanakan kegiatan ini di Istana Negara,” ujar Nasaruddin saat konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu.
Pemerintah sebelumnya mempertimbangkan beberapa lokasi, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Masjid Istiqlal. Namun, Presiden menetapkan Istana Negara sebagai lokasi resmi.
Nasaruddin juga membahas penjadwalan pembayaran zakat Presiden Prabowo dan pejabat yang akan berlangsung di Istana Negara. Dia melaporkan persiapan Lebaran, termasuk takbiran yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi di Bali pada 19 Maret.
Pemerintah daerah dan tokoh masyarakat di Bali sepakat menyelenggarakan takbiran tanpa pengeras suara, dari pukul 18.00 hingga 21.00 WITA, agar tetap menghormati Nyepi.
“Takbiran tidak bertentangan dengan Nyepi, asalkan Nyepi tetap berlangsung,” jelas Menag.
Nasaruddin menambahkan, Sidang Isbat akan menentukan tanggal pasti Idul Fitri, meski penetapannya sering berbeda di Indonesia. (*)






