DPRD Kota Samarinda

Proyek Teras Samarinda Tahap II Nyaris Rampung, Satu Segmen Tersisa

lihat foto
Komisi III DPRD Kota Samarinda meninjau Proyek Teras Samarinda, pada Selasa (3/3/2026). Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Komisi III DPRD Kota Samarinda meninjau Proyek Teras Samarinda, pada Selasa (3/3/2026). Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA - Komisi III DPRD Kota Samarinda kembali melakukan peninjauan lapangan terhadap proyek pembangunan di kawasan Tepian Mahakam. Kali ini, fokus pengawasan diarahkan pada proyek Teras Samarinda Tahap II yang tengah berjalan, pada Selasa (3/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan memulai pemeriksaan dari Segmen 4, lalu berlanjut ke Segmen 3 yang berada di area dermaga, kemudian Segmen 2, hingga berakhir di Segmen 1 yang berada di jalur atas Sungai Mahakam.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengungkapkan bahwa sebagian besar pekerjaan pada tahap ini telah diselesaikan. Dari total empat segmen yang dikerjakan, hanya satu segmen yang saat ini masih dalam proses penyelesaian.

“Dari hasil peninjauan, Segmen 2 dan 3 telah rampung. Segmen 4 yang sebelumnya memperoleh tambahan waktu pelaksanaan selama 50 hari juga telah selesai pada hari ini. Tinggal Segmen 1 yang masih berproses,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengerjaan Segmen 4 yang didanai melalui bantuan keuangan dengan nilai sekitar Rp24 miliar telah tuntas. Sementara itu, Segmen 2 dan 3 yang bersumber dari APBD Kota Samarinda dengan total anggaran sekitar Rp21 miliar juga telah selesai tanpa adanya penambahan waktu.

Komisi III DPRD Kota Samarinda meninjau Proyek Teras Samarinda, pada Selasa (3/3/2026). Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Komisi III DPRD Kota Samarinda meninjau Proyek Teras Samarinda, pada Selasa (3/3/2026). Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

Adapun Segmen 1 yang memiliki nilai pekerjaan sekitar Rp49 miliar masih dalam tahap penyelesaian. Pihak pelaksana, kata dia, mengajukan tambahan anggaran kurang lebih Rp10 miliar untuk beberapa pekerjaan lanjutan.

“Tambahan anggaran yang diajukan berkisar Rp10 miliar, yang akan digunakan untuk pekerjaan laminasi lantai jembatan, instalasi mekanikal dan elektrikal, serta penataan taman. Usulan tersebut akan kami cermati lebih lanjut untuk memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan pekerjaan,” jelasnya.

Menurutnya, apabila dukungan anggaran tambahan tersebut dapat dipenuhi pada tahun ini, maka penyelesaian Segmen 1 ditargetkan dapat rampung pada 2026, mengingat progres pekerjaan yang tersisa relatif kecil.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar