Selain memantau perkembangan fisik proyek, Komisi III juga memberikan sejumlah catatan teknis. Pada Segmen 4, perhatian difokuskan pada kualitas material alas area bermain agar memiliki ketahanan terhadap cuaca dan penggunaan jangka panjang.
“Kami mengharapkan kualitas pekerjaan yang mampu bertahan dalam jangka panjang, sehingga tidak cepat mengalami kerusakan dalam waktu singkat,” katanya.
Sementara itu, pada Segmen 1, aspek keselamatan menjadi perhatian utama, khususnya pada desain pagar pembatas atau railing. Ia mendorong penggunaan material stainless steel seperti yang diterapkan pada segmen lainnya, karena dinilai lebih tahan terhadap korosi dibandingkan besi hollow.
Selain material, jarak antar railing juga menjadi sorotan karena dianggap cukup lebar dan berpotensi membahayakan, terutama bagi anak-anak.
“Terdapat potensi risiko apabila jarak antar railing terlalu lebar, khususnya bagi anak-anak. Hal ini perlu menjadi perhatian serius dari instansi terkait untuk segera dilakukan penyesuaian,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, Komisi III menilai progres pembangunan pada Segmen 2, 3, dan 4 telah berjalan sesuai dengan rencana.
Meski demikian, mereka menegaskan bahwa aspek kualitas pekerjaan dan keselamatan pengguna harus tetap menjadi prioritas utama sebelum seluruh proyek Tahap II dinyatakan selesai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar