Pemprov Kaltim

Pemprov Kaltim Tekankan Peran SDM Lokal dalam Proyek Hilirisasi

lihat foto
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan komitmennya agar tenaga kerja lokal menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan proyek-proyek hilirisasi nasional yang akan digarap di wilayah Benua Etam.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menyusul penetapan tiga dari total 18 proyek hilirisasi nasional yang berlokasi di Kaltim.

Seno Aji menilai kehadiran proyek-proyek strategis tersebut berpotensi memberikan dampak besar terhadap penciptaan lapangan kerja.

Oleh karena itu, Pemprov Kaltim mendorong agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi memperoleh manfaat langsung dari investasi bernilai besar yang masuk ke daerah.

“Kami berharap penyerapan tenaga kerja dapat mengutamakan masyarakat lokal sebagai prioritas utama,” ujar Seno Aji, pada Senin (12/1/2026).

Ia menjelaskan, Pemprov Kaltim telah menjalin komunikasi dan diskusi dengan Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk menekankan pentingnya pemberdayaan sumber daya manusia daerah.

Keterlibatan tenaga kerja dari luar Kalimantan Timur, lanjutnya, hanya akan menjadi opsi apabila kebutuhan tenaga kerja tidak dapat dipenuhi oleh SDM lokal.

“Apabila memungkinkan, kami tentu berharap seluruh tenaga kerja berasal dari Kalimantan Timur. Namun secara realistis, paling tidak sekitar 80 persen tenaga kerja dapat diserap dari masyarakat lokal,” tegasnya.

Seno Aji menyampaikan bahwa hingga saat ini proyek-proyek hilirisasi tersebut belum memasuki tahapan peletakan batu pertama. Salah satu proyek strategis diketahui berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan Timur (MBTK).

KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan Timur sebelumnya telah diresmikan oleh Presiden ketujuh Republik Indonesia Joko Widodo dari Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, pada Senin (1/4/2019), bersamaan dengan peresmian dua kawasan ekonomi khusus lainnya di wilayah timur Indonesia.


Kawasan ini ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 85 Tahun 2014 dengan luas mencapai 557,34 hektare.

Menurut Seno Aji, kesiapan KEK Maloy MBTK dari sisi infrastruktur dasar saat ini relatif memadai, khususnya ketersediaan listrik dan air. Namun demikian, keberadaan pelabuhan yang berfungsi optimal masih menjadi kebutuhan mendesak guna menunjang aktivitas industri di kawasan tersebut.

“Kami meminta Kementerian Perhubungan melalui Pelindo agar pelabuhan dapat segera dioperasikan sebagai penunjang utama kegiatan industri,” katanya.

Adapun tiga proyek hilirisasi yang melibatkan Kalimantan Timur meliputi industri dimethyl ether (DME) berbasis batu bara yang tersebar di Bulungan, Kutai Timur, Kota Baru, Muara Enim, Pali, dan Banyuasin.

Proyek ini memiliki nilai investasi sebesar Rp164 triliun dengan proyeksi penyerapan tenaga kerja mencapai 34.800 orang.

Selain itu, terdapat proyek industri oleofood berbasis kelapa sawit yang berlokasi di KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan Timur dengan nilai investasi sekitar Rp3 triliun dan proyeksi penyerapan 4.800 tenaga kerja.

Proyek lainnya adalah industri chlor alkali plant berbasis garam yang tersebar di Aceh, Sumatera Selatan, Riau, Banten, Jawa Timur, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Timur, dengan nilai investasi Rp16 triliun serta potensi penyerapan hingga 33.000 tenaga kerja.

Ketiga proyek hilirisasi yang berada di Kalimantan Timur tersebut ditargetkan segera memasuki tahap peletakan batu pertama dalam waktu dekat.

Percepatan realisasi proyek ini juga menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan retret Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (6/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden meminta agar pelaksanaan peletakan batu pertama terhadap 18 proyek hilirisasi yang tengah dikaji Danantara dapat dilaksanakan paling lambat pada Maret 2026.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar