Subuh Bersejarah di IKN! Menag Nasaruddin Umar Jadi Imam Perdana Masjid Negara, Tegaskan Ibu Kota Inklusif

oleh -
Editor: Ardiansyah
Sholat Subuh berjamaah perdana di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) digelar khidmat di tengah suasana teduh Nusantara, pada Minggu (11/01/2026). Foto: HO/Humas Otorita IKN
Sholat Subuh berjamaah perdana di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) digelar khidmat di tengah suasana teduh Nusantara, pada Minggu (11/01/2026). Foto: HO/Humas Otorita IKN

BorneoFlash.com, NUSANTARA – Momen bersejarah tercipta di jantung Ibu Kota Nusantara (IKN). Sholat Subuh berjamaah perdana di Masjid Negara IKN berlangsung khidmat pada Minggu (11/01/2026), dengan Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, KH. Nasaruddin Umar, hadir langsung sebagai imam sekaligus khatib.

 

Dalam khotbah subuhnya, Menag mengangkat pesan dari Surat Al-Baqarah ayat 30, yang menegaskan peran manusia sebagai khalifah di muka bumi. 

 

Pesan tersebut menekankan pentingnya amanah dalam mengelola, memakmurkan, dan menjaga bumi melalui kerja-kerja keberlanjutan yang sejalan dengan nilai ibadah dan ketakwaan.

 

Usai rangkaian ibadah, Nasaruddin Umar bersama Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono meninjau kesiapan operasional Masjid Negara, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026. 

 

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas menjelang dimulainya aktivitas ibadah secara lebih intensif di masjid kebanggaan bangsa tersebut.

Menteri Agama Republik Indonesia, KH. Nasaruddin Umar Bersama Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono dilanjutkan Agenda dengan peninjauan kesiapan operasional Masjid Negara menyambut bulan suci Ramadan. Foto: HO/Humas Otorita IKN
Menteri Agama Republik Indonesia, KH. Nasaruddin Umar Bersama Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono dilanjutkan Agenda dengan peninjauan kesiapan operasional Masjid Negara menyambut bulan suci Ramadan. Foto: HO/Humas Otorita IKN

Masjid Negara berdiri megah di kawasan peribadatan Nusantara dengan empat lantai utama dan dua lantai mezanin. 

 

Bangunan seluas 76.647 meter persegi ini mampu menampung hingga 29.095 jamaah, serta diproyeksikan untuk dikembangkan hingga berkapasitas 60.000 jamaah seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di Ibu Kota Nusantara.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.