Pemprov Kaltim

Penataan Birokrasi, Pemprov Kaltim Lantik 91 Pejabat Eselon II–IV

lihat foto
Sebanyak 91 struktural resmi dilantik Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, terdiri atas pejabat eselon II, III, dan IV, pada Senin (22/12/2025). Foto: BorneoFlash/Adpim
Sebanyak 91 struktural resmi dilantik Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, terdiri atas pejabat eselon II, III, dan IV, pada Senin (22/12/2025). Foto: BorneoFlash/Adpim

BorneoFlash.com, SAMARINDA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan penataan besar dalam struktur birokrasi dengan melantik puluhan pejabat untuk mengisi jabatan strategis di lingkungan pemerintahan.

Sebanyak 91 pejabat struktural resmi dilantik pada Senin (22/12/2025), terdiri atas pejabat eselon II, III, dan IV yang tersebar di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dari total tersebut, mayoritas pejabat yang dilantik berasal dari eselon III dan IV dengan jumlah mencapai 84 orang, sementara tujuh pejabat lainnya menempati posisi eselon II.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus pengisian jabatan yang selama ini mengalami kekosongan.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa rotasi dan mutasi yang dilakukan berskala cukup besar karena tuntutan birokrasi yang semakin kompleks, baik saat ini maupun di masa mendatang. Ia menyebutkan masih banyak jabatan struktural di tingkat menengah dan pelaksana yang belum terisi di sejumlah OPD.

“Penataan ini diharapkan dapat menghadirkan semangat baru dalam bekerja, sekaligus menjawab tantangan saat ini dan ke depan, mengingat masih banyak posisi eselon III dan IV di OPD yang belum terisi,” ujar Rudy Mas’ud.

Menurutnya, penataan birokrasi tidak berhenti pada pelantikan kali ini. Pemprov Kaltim telah menyiapkan tahapan lanjutan berupa rotasi dan mutasi berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada periode Januari hingga Maret tahun depan, mencakup jabatan eselon II, III, dan IV.

Kebijakan tersebut diambil seiring dengan adanya sejumlah pejabat yang akan memasuki masa purna tugas pada tahun mendatang, sehingga pengisian jabatan dinilai mendesak demi menjaga kesinambungan kinerja pemerintahan.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya penataan kembali struktur dan aktivitas birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” tegasnya.

Rudy juga menjelaskan bahwa proses rotasi dilakukan dengan mengacu pada mekanisme dan sistem yang berlaku untuk mengisi jabatan yang kosong. Namun, apabila suatu posisi tidak memungkinkan diisi melalui rotasi internal, maka akan ditempuh mekanisme seleksi terbuka atau shelter.

Melalui skema tersebut, kesempatan akan terbuka bagi aparatur yang memiliki kompetensi, baik dari internal Kalimantan Timur maupun dari luar daerah.

“Seleksi terbuka memungkinkan partisipasi dari internal maupun eksternal, sepanjang memenuhi persyaratan dan kompetensi yang dibutuhkan,” jelasnya.


Ia berharap, dengan susunan baru tersebut, birokrasi Pemprov Kaltim dapat bergerak lebih cepat, lebih efektif, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus siap menghadapi tantangan ke depan. Dari tujuh pejabat eselon II yang dilantik, salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Muhaimin. Sekretaris Daerah Kota Balikpapan itu kini dipercaya menduduki jabatan sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalimantan Timur.

Rudy Mas’ud menyampaikan bahwa Muhaimin dilantik setelah melalui proses uji kompetensi yang telah dilaksanakan beberapa bulan sebelumnya.

Meski demikian, pelantikan puluhan pejabat tersebut masih menyisakan kekosongan di sejumlah jabatan strategis.

Jabatan Kepala Biro Umum Setda Kaltim kini belum terisi setelah Lisa Hasliana dipindahkan menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Kondisi serupa terjadi pada jabatan Kepala Biro Barang dan Jasa yang ditinggalkan Buyung Dodi Gunawan setelah dilantik sebagai Kepala Pelaksana BPBD Kaltim.

Kekosongan juga tercatat di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan usai Fahmi Himawan beralih ke jabatan Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura.

Selain itu, Dinas Kehutanan Kalimantan Timur juga mengalami pergantian pimpinan menyusul pelantikan Joko Istanto sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Berikut daftar pejabat eselon II yang resmi dilantik dalam kesempatan tersebut:

  1. Siti Farisyah Yana – Staf Ahli Bidang II (sebelumnya Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura)

  2. Muhaimin – Kepala Bappeda Kaltim (sebelumnya Sekretaris Daerah Kota Balikpapan)

  3. Lisa Hasliana – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (sebelumnya Kepala Biro Umum Setda Kaltim)

  4. Fahmi Himawan – Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (sebelumnya Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan)

  5. Buyung Dodi Gunawan – Kepala Pelaksana BPBD Kaltim (sebelumnya Kepala Biro Barang dan Jasa)

  6. Joko Istanto – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (sebelumnya Kepala Dinas Kehutanan)

  7. Yusliando – Kepala Dinas Perhubungan Kaltim (sebelumnya Kepala Bappeda).

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar