Prosedur pengamanan juga harus dijalankan secara ketat namun tetap humanis, dengan memperkuat koordinasi bersama Polri, security Pertamina, dan seluruh stakeholder.
Pangdam juga menekankan pentingnya menjaga integritas serta menghindari setiap bentuk pelanggaran.
“Gangguan sekecil apa pun terhadap infrastruktur energi dapat berdampak luas bagi masyarakat dan stabilitas ekonomi. Kehadiran prajurit TNI harus mencerminkan kewaspadaan, disiplin, dan profesionalisme,” pesan Pangdam.
Beliau juga berharap apel kesiapsiagaan ini mampu meningkatkan kesiapan seluruh unsur keamanan dalam memastikan kelancaran operasional Pertamina di Balikpapan sebagai objek vital yang menyangkut kepentingan nasional.
Kodam VI/Mulawarman berkomitmen untuk terus mendukung pengamanan aset nasional, memperkuat kerja sama lintas instansi, dan memastikan stabilitas keamanan di wilayah Kalimantan Timur sebagai bagian dari penguatan ketahanan nasional. (*/Pendam VI/Mlw)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar