BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, menerima kunjungan silaturahmi pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Balikpapan, setelah sebelumnya ia tidak dapat menghadiri pelantikan forum tersebut karena tugas luar kota.
Pertemuan ini dimanfaatkan pengurus FKUB menyampaikan sejumlah program, termasuk rencana mendorong pengembangan wisata religius di masing-masing rumah ibadah. Beberapa lokasi, seperti vihara dan biara, dinilai memiliki potensi untuk menjadi destinasi edukatif dan spiritual.
Namun sejumlah fasilitas pendukung, seperti akses jalan dan lampu penerangan, masih perlu ditingkatkan. “Mereka menyampaikan perlunya bantuan pemerintah, misalnya akses jalan dan lampu penerangan menuju rumah ibadah. Ini akan segera kita tindak lanjuti ke dinas terkait,” kata Bagus, pada Senin (1/12/2025).
Ia menambahkan bahwa apabila kawasan wisata religius tersebut berkembang dengan baik, pengelola rumah ibadah dapat mengelolanya secara mandiri. “Kalau sudah tertata, bisa saja ada retribusi ringan untuk perawatan dan pemeliharaan rumah ibadah. Jadi mereka bisa mandiri,” ujarnya.
Tak hanya itu, pertemuan tersebut membahas peran FKUB dalam menjaga kerukunan serta peluang pengembangan wisata religius di Balikpapan.
Bagus menjelaskan bahwa FKUB merupakan lembaga bentukan pemerintah berdasarkan regulasi Kementerian Dalam Negeri dan menjadi mitra strategis Pemkot dalam memelihara harmoni antarumat beragama.
“Intinya kita ingin pengurus FKUB bisa lebih aktif membantu pemerintah dalam menjaga toleransi, kesejukan, dan kondusivitas,” ujarnya.
Selain menjaga kerukunan antar agama,Wawali menekankan pentingnya peran FKUB dalam ikut mengawasi pergaulan remaja, agar tidak terjerumus ke dalam aktivitas negatif.
Pemkot Balikpapan, menurut Bagus, berkomitmen mendukung kegiatan FKUB sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas sosial di kota yang heterogen ini. Ia berharap program-program FKUB dapat berjalan lebih optimal untuk memperkuat toleransi dan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
Silaturahmi ini menjadi langkah awal memperkuat koordinasi Pemkot dan FKUB dalam menjaga keharmonisan sekaligus mengembangkan nilai-nilai religius sebagai potensi wisata yang bisa berdampak ekonomi bagi masyarakat dan rumah ibadah.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar