Seluruh perangkat keselamatan terhubung dan dipantau melalui Main Control Room (MCR), memungkinkan operator memonitor deteksi, alarm, serta CCTV dalam satu pusat kendali.
“Peralatan pemadaman di area terbuka juga kami lengkapi dengan APAR, hydrant, selang air, Fire Truck, hingga sistem penyemprotan busa,” tambah Asep.
Untuk perlindungan pasif, struktur baja di area kilang dilapisi material tahan panas guna memperlambat laju api dan memberikan waktu evakuasi lebih aman bagi pekerja.
KPB juga menggelar latihan tanggap darurat di area RFCC sebagai upaya memastikan kesiapan sistem dan personel. Simulasi dilakukan dengan skenario insiden pada kompresor gas bertekanan tinggi berisi hidrokarbon, termasuk potensi kebakaran dan evakuasi terukur yang melibatkan tim operasi dan HSSE.
Latihan ini menjadi aspek penting untuk memastikan keandalan sistem dan kecepatan respons di area yang akan menjadi “jantung” peningkatan profitabilitas kilang.
“Dengan sistem keselamatan berstandar internasional, kami ingin memastikan seluruh pekerja aman, operasi awal berjalan andal, dan lingkungan tetap terlindungi,” tutup Asep. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar