“Kami memperkuat pengawasan teknis dan keselamatan kerja agar proses berjalan sempurna. Sementara itu, segmen GI Tanjung Redeb – GI Tidang Pale telah rampung secara fisik dan siap memasuki tahap pengujian,” terang Jefry.
Sementara itu, Manajer UPP KLT 3, Junaedi, menambahkan bahwa progres pembangunan di jalur GI Maloy – GI Talisayan juga menunjukkan kemajuan signifikan.
“Sebagian besar menara telah siap untuk proses penarikan konduktor. Kami pastikan seluruh pekerjaan memenuhi standar agar sistem interkoneksi ini beroperasi optimal,” ujarnya.
Jika seluruh rangkaian proyek selesai dan beroperasi penuh, sistem kelistrikan Kaltim–Kaltara akan menjadi lebih kuat, stabil, dan efisien. Jaringan ini bukan hanya meningkatkan keandalan pasokan listrik lintas provinsi, tetapi juga mempercepat pemerataan akses energi, mendorong pertumbuhan kawasan industri strategis, dan memperkuat investasi di sektor energi Kalimantan.
“Dengan semangat Kesaktian Pancasila, kami yakin energi yang kami bangun menjadi simbol persatuan bangsa. Bagi PLN, listrik bukan sekadar kebutuhan — melainkan cahaya yang menggerakkan ekonomi dan menyalakan kesejahteraan rakyat,” pungkas Basuki Widodo. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar