BorneoFlash.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan pendidikan berkualitas mendesak untuk mencetak SDM nasional yang mampu bersaing di tingkat global.
Ia menyoroti laporan Bank Dunia 2020 yang memperingatkan tingginya learning poverty dapat menghambat pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, investasi pendidikan bermutu justru memberi return on investment tinggi.
Lestari menekankan pembangunan pendidikan yang berhasil akan meningkatkan produktivitas nasional.
Data BPS 2022 mencatat APM SMA/Sederajat hanya 79,77 persen. Angka ini menunjukkan banyak anak belum mengakses pendidikan menengah.
Hasil PISA 2022 juga menempatkan Indonesia di peringkat bawah. Skor membaca 359, matematika 366, dan sains 383, jauh di bawah rata-rata OECD.
Sebagai anggota Komisi X DPR, Lestari mendesak pemerintah pusat dan daerah memperkuat dukungan agar bangsa Indonesia melahirkan generasi berdaya saing. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar