Berita Internasional

Xi Jinping Tunjukkan Kedekatan Diplomatik, Undang Prabowo ke Parade Militer Beijing

lihat foto
Pada 20/8/2025, Tentara Pembebasan Rakyat China sedang berlatih di Beijing untuk persiapan parade militer besar pada 3 September 2025. Parade ini akan diadakan untuk merayakan 80 tahun kemenangan mereka melawan fasisme Jepang. Foto: ANTARA/Desca Lidya Nat
Pada 20/8/2025, Tentara Pembebasan Rakyat China sedang berlatih di Beijing untuk persiapan parade militer besar pada 3 September 2025. Parade ini akan diadakan untuk merayakan 80 tahun kemenangan mereka melawan fasisme Jepang. Foto: ANTARA/Desca Lidya Natalia

BorneoFlash.com, BEIJING – Presiden China Xi Jinping secara resmi mengundang 26 kepala negara dan pemerintahan, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto, untuk menghadiri parade militer di Beijing pada 3 September 2025.

Parade tersebut digelar untuk memperingati 80 tahun kemenangan dalam Perang Rakyat China Melawan Agresi Jepang dan Perang Dunia Anti-Fasis.

Asisten Menteri Luar Negeri Hong Lin menjelaskan bahwa undangan tersebut juga ditujukan kepada sejumlah pemimpin dunia seperti Presiden Rusia Vladimir Putin, Sekretaris Jenderal Partai Buruh Korea Utara Kim Jong Un, Raja Kamboja Norodom Sihamoni, Presiden Vietnam To Lam, Presiden Laos Thongloun Sisoulith, hingga Presiden Indonesia Prabowo Subianto.

Selain itu, China mengundang Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Presiden Mongolia Ukhnaagiin Khurelsukh, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev, Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev, Presiden Tajikistan Emomali Rahmon, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, serta pemimpin dari negara Afrika, Eropa, dan Amerika Latin seperti Presiden Kongo Denis Sassou-Nguesso, Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa, Presiden Serbia Aleksandar Vučić, Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel, dan Pelaksana Tugas Presiden Myanmar Min Aung Hlaing.

Tidak hanya kepala negara, Beijing juga mengundang ketua parlemen, wakil perdana menteri, hingga perwakilan organisasi internasional.


Beberapa di antaranya adalah Ketua Majelis Nasional Korea Selatan Ong Wan-shik, Ketua Parlemen Nasional Timor Leste Maria Fernanda Lei, Wakil Perdana Menteri Singapura Heng Swee Keat, serta pimpinan organisasi internasional seperti Wakil Sekjen PBB Li Junhua, Direktur Jenderal FAO Qu Dongyu, dan Presiden New Development Bank Dilma Rousseff.

Pemerintah China turut mengundang sejumlah mantan pemimpin dunia, termasuk mantan Perdana Menteri Jepang Yukio Hatoyama, mantan Presiden Swiss Ulrich Maurer, mantan PM Yunani George Papandreou, hingga mantan PM Selandia Baru Helen Clark dan John Key.

Selain tamu resmi, 50 sahabat internasional beserta keluarga mereka dari 14 negara, seperti Rusia, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan Kanada, juga akan hadir. Mereka merupakan tokoh atau keluarga yang pernah berkontribusi dalam perjuangan China pada masa perang.

Hong Lin menegaskan bahwa parade ini mengusung tema “mengenang sejarah, menghormati pahlawan, menjaga perdamaian, dan menciptakan masa depan lebih baik.” Ia menambahkan bahwa rakyat China berdiri bersama masyarakat dunia untuk mempertahankan hasil kemenangan Perang Dunia II, menjaga sistem internasional berbasis PBB, serta menegakkan hukum internasional.

Dalam parade tersebut, China akan memamerkan persenjataan generasi terbaru. Beberapa di antaranya tampil perdana di depan publik, seperti tank generasi baru, pesawat tempur generasi keempat, sistem nirawak intelijen dan penangkal nirawak, hingga rudal hipersonik antikapal. Seluruh persenjataan tersebut merupakan produksi dalam negeri dan sudah digunakan oleh militer China.

Parade juga akan melibatkan empat matra utama yakni Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Angkatan Roket. Selain itu, empat pasukan pendukung khusus akan tampil, yaitu Pasukan Dirgantara, Pasukan Dunia Maya, Pasukan Dukungan Informasi, serta Pasukan Dukungan Logistik Gabungan. (*/ANTARA)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar