Pemprov Kaltim Usulkan Penambahan Kuota Gas Melon untuk Koperasi Merah Putih

oleh -
Penulis: Nur Ainunnisa
Editor: Janif Zulfiqar
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

Menanggapi kondisi tersebut, Pemprov Kaltim telah melakukan koordinasi dengan SKK Migas dan Patra Niaga selaku penyalur resmi Pertamina. Pemerintah berharap kuota distribusi bisa ditingkatkan agar sesuai dengan kebutuhan.

 

“Kami memperkirakan kebutuhan minimal mencapai 200 tabung per hari, karena permintaan masyarakat di kawasan itu sangat besar,”ujar Wagub Seno.

 

Rencana penambahan kuota saat ini masih dalam tahap evaluasi oleh Patra Niaga. Pemprov Kaltim menargetkan pengembangan secara bertahap, bukan langsung untuk seluruh 1.037 koperasi yang ada. 

 

Skema awalnya adalah membuat model uji coba dengan sistem satu kabupaten terdiri dari 30 koperasi, sehingga ada sekitar 300 koperasi yang akan mendapatkan pasokan sesuai prosedur.

 

“Secara bertahap jumlahnya akan terus ditambah, namun saat ini masih menunggu evaluasi dari Patra Niaga,”tambahnya.

 

Untuk percontohan di Lempake dan Paser Belengkong, pemerintah memberikan perhatian khusus agar kuota distribusi benar-benar terpenuhi sebelum melanjutkan ke tahap pengembangan berikutnya.

 

“Dari pengalaman di Lempake dan Paser Belengkong inilah kami meminta Patra Niaga memastikan kuota gas bagi Koperasi Merah Putih benar-benar tercapai, sebelum memperluas penerapan ke daerah lain,”pungkas Wagub Seno. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.