Pemprov Kaltim

Distribusi Bantuan ke Mahakam Ulu Dilakukan Melalui Jalur Darat

lihat foto
Pelepasan bantuan Logistik untuk Kabupaten Mahakam Ulu. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Pelepasan bantuan Logistik untuk Kabupaten Mahakam Ulu. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan komitmen serius dalam merespons bencana kekeringan yang melanda Kabupaten Mahakam Ulu.

Melalui koordinasi lintas perangkat daerah seperti Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH), serta Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DDPKUKM), sejumlah bantuan logistik mulai disalurkan ke wilayah terdampak.

Distribusi bantuan dilakukan melalui jalur darat, mengingat surutnya permukaan sungai yang selama ini menjadi akses utama ke Mahulu.

Jalur tersebut kini menjadi satu-satunya opsi agar logistik dapat segera sampai kepada warga yang terdampak kekeringan.

Bantuan yang dikirimkan meliputi 68,560 ton beras, paket sembako untuk operasi pasar, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Pengiriman telah dimulai dan ditargetkan menjangkau seluruh area yang memerlukan bantuan segera.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji, menegaskan bahwa perhatian terhadap seluruh kabupaten dan kota di Kaltim merupakan tanggung jawab bersama.

Ia menyebut, meskipun setiap daerah diharapkan mampu mandiri dalam hal ketahanan pangan, situasi luar biasa seperti bencana kekeringan memerlukan intervensi pemerintah.


“Pemerintah provinsi tentu memiliki kewajiban untuk memperhatikan seluruh wilayah di Kaltim. Meskipun harapan kita semua daerah dapat mandiri dalam hal pangan, namun pada situasi darurat seperti yang terjadi di Mahakam Ulu saat ini, perlu adanya penanganan khusus,”ujar Wagub Seno usai melepas armada bantuan pada Selasa (5/8/2025).

Kondisi sungai yang menyusut drastis menjadi hambatan utama distribusi melalui jalur air, yang selama ini menjadi sarana utama pengiriman barang.

Oleh karena itu, pemerintah memilih jalur darat sebagai solusi darurat, sembari mempercepat perbaikan dan pembangunan akses transportasi darat ke wilayah tersebut.

“Diharapkan seluruh bantuan dapat segera sampai dan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,”lanjutnya.

Pemprov Kaltim memastikan Mahakam Ulu menjadi prioritas dalam penanganan bencana ini.

Tak hanya sebatas pengiriman logistik, langkah strategis jangka panjang juga mulai dirancang untuk meningkatkan ketahanan wilayah dalam menghadapi kondisi ekstrem.

Wagub Seno juga mengimbau masyarakat Kaltim untuk terus mengedepankan solidaritas sosial, khususnya dalam menghadapi situasi darurat seperti saat ini.

“Bantuan yang dikirimkan ini diharapkan mampu meringankan beban warga Mahakam Ulu. Mari kita jaga kebersamaan dan saling peduli sebagai satu kesatuan masyarakat Kaltim,”pungkasnya. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar