BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Polresta Balikpapan bersiap menggelar Operasi Patuh Mahakam 2025, yang akan dilaksanakan selama 14 hari ke depan secara serentak di seluruh Indonesia.
Operasi ini merupakan langkah strategis dalam menciptakan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamtibcarlantas) sekaligus menekan angka fatalitas kecelakaan di jalan raya, khususnya di wilayah hukum Kota Balikpapan.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Anton Firmanto, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa operasi tahun ini akan difokuskan pada penindakan dan edukasi terhadap delapan pelanggaran prioritas yang selama ini menjadi pemicu utama kecelakaan dan kemacetan.
"Kami tidak ingin ada lagi korban sia-sia di jalan raya hanya karena kelalaian yang bisa dicegah. Operasi Patuh Mahakam ini bukan sekadar penindakan, tapi bentuk kasih sayang Polri kepada masyarakat agar selamat sampai tujuan," tegas Kapolresta, pada Sabtu (12/07/2025).
Berikut Sasaran Pelanggaran dalam Operasi Patuh Mahakam 2025:
Pengendara di bawah umur
Menggunakan ponsel saat mengemudi
Tidak menggunakan sabuk pengaman (safety belt)
Mengemudi melebihi batas kecepatan
Melawan arus lalu lintas
Mengemudi dalam pengaruh alkohol atau narkoba
Pengendara roda dua tanpa helm SNI
Berkendara berboncengan lebih dari satu orang
Kasat Lantas Polresta Balikpapan Kompol M.D. Djauhari, S.H., M.H. turut mengajak masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk pengguna jalan lainnya.
"Mari bersama kita jadikan Kota Balikpapan sebagai kota pelopor dalam keselamatan berlalu lintas. Ingat, saat Anda tertib, Anda telah menyelamatkan nyawa orang lain," ujar Kompol Djauhari.
Polresta Balikpapan telah mengerahkan personel dari Satuan Lalu Lintas yang akan disebar ke titik-titik rawan pelanggaran dan kecelakaan, seperti persimpangan padat, jalur protokol, serta kawasan sekolah dan perkantoran.
Kasi Humas Polresta Balikpapan Ipda Sangidun menambahkan bahwa operasi ini diharapkan dapat berjalan tertib, lancar, dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat.
"Kami imbau seluruh warga Balikpapan untuk menyambut operasi ini dengan sikap terbuka. Ini bukan untuk menakut-nakuti, tapi demi keselamatan bersama. Kepatuhan Anda di jalan raya mencerminkan budaya keselamatan kota kita," ujarnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar