Komentar Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Subianto sudah merespons soal kasus dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara hingga Rp 193,7 triliun itu. Dia menyatakan penegakkan hukum masih berlangsung.
“Lagi diurus itu semua, ya. Lagi diurus semua,” kata Prabowo di The Gade Tower, Jakarta, Rabu (26/2).
Ketua Umum Gerindra itu juga menegaskan berpihak pada rakyat. Ia menuturkan akan bersih-bersih.
“Kami akan bersihkan, kami akan tegakkan. Kami akan membela kepentingan rakyat,” ucapnya.
Respons Pertamina
PT Pertamina (Persero) telah membantah Pertamax merupakan BBM hasil oplosan.
Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menegaskan Pertamax tetap sesuai standar, yaitu RON 92, dan memenuhi semua parameter kualitas bahan bakar yang telah ditetapkan Ditjen Migas.
Fadjar menyebut Kementerian ESDM juga terus mengawasi mutu BBM dengan cara melakukan uji sampel BBM dari berbagai SPBU secara periodik.
Ia menerangkan ada perbedaan signifikan antara oplosan dengan blending BBM. Oplosan adalah istilah pencampuran yang tidak sesuai dengan aturan, sedangkan blending merupakan praktik umum (common practice) dalam proses produksi bahan bakar.






