BorneoFlash.com, SAMARINDA - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji, yang resmi dilantik pada 20 Februari 2025, akan melaksanakan Safari Ramadan perdana mereka sepanjang bulan suci ini.
Kegiatan ini akan dimulai sejak waktu subuh dengan salat berjamaah di berbagai masjid di wilayah Kaltim, sekaligus menjadi momen pertama bagi mereka untuk bersilaturahmi dengan masyarakat dalam kapasitasnya sebagai pemimpin daerah.
Safari Ramadan 2025 akan dimulai pada Senin (3/3/2025) di Masjid Nurul Mu’minin, Kompleks Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, Kota Samarinda.
Rangkaian acara mencakup salat subuh berjamaah, tausiah, serta diskusi interaktif bersama masyarakat.
Agenda serupa akan berlanjut ke Masjid Al-Makruf Vorvo pada Selasa (4/3/2025) pukul 04.30 – 06.00 WITA.
Dalam kegiatan ini, Rudy Mas’ud dan Seno Aji akan berdiskusi dengan siswa-siswi dari MAN 2, SMKN 17, SMKN 2, serta remaja masjid Al-Makruf.
Selama pelaksanaan Safari Ramadan, Gubernur dan Wakil Gubernur akan didampingi sejumlah pejabat daerah, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sri Wahyuni dan Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud. Kehadiran mereka bertujuan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat dan generasi muda Kaltim, serta menampung aspirasi yang berkembang.
Selain melaksanakan ibadah salat berjamaah dan tausiah, Safari Ramadan 2025 juga mencakup berbagai kegiatan sosial, seperti buka puasa bersama serta penyaluran santunan bagi kaum dhuafa dan anak yatim.
Kunjungan ke pondok pesantren dan lembaga pendidikan Islam juga menjadi bagian dari agenda, guna mendukung penguatan program keagamaan.
Bahkan, Rudy Mas’ud dan Seno Aji akan menyalurkan bantuan sosial yang telah diprogramkan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pada tahun ini.
Sebagai pemimpin baru di Kalimantan Timur, Rudy dan Seno memanfaatkan momentum Ramadan untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat.
Safari Ramadan 2025 menjadi wadah bagi keduanya untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat di awal masa kepemimpinan, guna membangun Kalimantan Timur yang lebih sejahtera.
Dalam beberapa kesempatan, Rudy Mas’ud menegaskan bahwa waktu subuh memiliki makna tersendiri baginya.
Ia menggambarkan waktu subuh sebagai momen yang berharga dan tidak boleh dilewatkan.
“Waktu subuh adalah saat yang paling mustajab. Banyak orang masih enggan untuk bangun di waktu ini, padahal subuh memiliki keutamaan yang luar biasa,” ujarnya dalam beberapa kesempatan saat memberikan sambutan.
Lebih lanjut, ia menambahkan, “Saya selalu menantikan waktu subuh karena saya ingin menunaikan salat subuh secara berjamaah. Barang siapa yang mampu melaksanakan salat sebelum subuh, itu lebih baik daripada dunia dan segala isinya.”tambahnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar