Insentif bagi para guru dan pegawai negeri akan dikaji ulang, serta perbaikan infrastruktur sekolah yang mengalami kerusakan akan diprioritaskan.
“Kami ingin memastikan bahwa generasi muda Kaltim memiliki masa depan yang cerah. Oleh karena itu, investasi di bidang pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama,” tambahnya.
Politisi Partai Gerindra itu juga mengingatkan bahwa di bawah kepemimpinannya, ritme kerja di lingkungan pemerintahan mungkin akan berbeda dari sebelumnya.
Ia menargetkan Kaltim mencapai status sebagai “Provinsi Emas” pada tahun 2030, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
“Kita harus bekerja lebih cepat agar target Kaltim Emas 2030 dapat tercapai. Saya yakin dengan kapasitas dan dedikasi para aparatur sipil negara di lingkungan Sekretariat Daerah,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Seno Aji menyampaikan permohonan maaf apabila dirinya belum mengenal seluruh pegawai secara pribadi.
Lebih lanjut, Seno menegaskan bahwa kurangnya interaksi bukanlah bentuk kesombongan, melainkan sesuatu yang akan terus ia perbaiki kedepannya.
“Saya berharap dapat membangun komunikasi yang lebih erat dengan seluruh jajaran agar kerja sama kita semakin solid di masa mendatang,” tutupnya.






