Dan India mengenang dengan menjadikan tanggal kelahiran lelaki itu sebagai Hari Matematika Nasional.
Kejeniusan memang selalu punya daya pikat untuk diceritakan dan dituliskan. Sebagaimana Einstein, Edison, Nash, dan lainnya, banyak yang mengelu-elukan otak encer Ramanujan.
Dia memang berbakat dan cerdas luar biasa. Namun sekali lagi, ada pustaka tergeletak di sana, di pelataran takdir besarnya. Memang tulisan Carr itu hanya menjadi catatan kaki kisah hidup seorang jenius miskin dari Negeri Anak Benua itu.
Tapi tidak ada yang menyangkal, bahkan Ramanujan sendiri, andil besar buku itu dalam hidup dan karya-karya besar yang lahir kemudian. Ramanujan adalah kisah tentang buku yang menemukan pembacanya. Tentang pustaka yang membuka takdir seseorang.
*Penulis: Wildan Taufiq (Bersambung)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar