BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Wakil Menteri (Wamen) Keuangan Republik Indonesia, Suahasil Nazara melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Asrama Haji Embarkasi Balikpapan, pada hari Minggu (16/7/2023).
Kunjungan kerja dalam rangka inspeksi proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sekaligus penandatangan prasasti penanda proyek SBSN dan ground breaking proyek SBSN yakni Gedung Jabal Uhud Asrama Haji Embarkasi Balikpapan.
Suahasil mengungkapkan rasa kagum terhadap Asrama Haji Embarkasi Balikpapan, karena saat masuk ke gedung zam-zam terlihat megah seperti masuk hotel.
"Semoga dengan gedung baru yang sedang dibangun, nanti menambah lagi nuansa seluruh kompleksnya menjadi tempat yang menyenangkan untuk keberangkatan para jemaah haji kita,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Suahasil bahkan mengusulkan nama Asrama Haji menjadi Griya Haji atau Rumah Haji, karena ini merupakan rumah para jemaah.
"Semoga kalau jemaahnya kesini mendapatkan pengalaman yang menyenangkan. Berangkat menjalankan ibadah haji, pulang menjadi haji yang mabrur. Dia akan bilang bahwa saya alumni Griya Haji,” terangnya.
Suahasil berpesan dua hal saat melakukan kunjungan kerja ini yakni pembangunan ini agar betul-betul bisa dilakukan dengan tata kelola yang baik, sesuai dengan kualitas yang dijanjikan dan sesuai waktu yang direncanakan. "Ini menjadi penting, karena kita membangun ini dengan uang rakyat lewat SBSN. Ini uang rakyat," ungkapnya.
Pembangunan Gedung Jabal Uhud Asrama Haji Embarkasi Balikpapan ditargetkan selesai akhir tahun 2023. "Kita masih punya sekitar lima setengah bulan untuk menyelesaikan ini," imbuhnya.
Pesan kedua, Asrama Haji Embarkasi akan menjadi Asrama Haji Ibu Kota Negara (IKN). "Kalau asrama hajinya Ibu Kota harus tampil seperti kualitasnya Ibu Kota. Gimana kualitas Ibu Kota itu, kualitas Ibu Kota itu yang melayani rakyatnya," ucapnya.
Wamen Keuangan RI berharap Asrama Haji Embarkasi bukan hanya bangunannya yang megah tetapi juga memberikan pelayanan yang baik terbaik terhadap masyarakat.
"Saya sangat senang ketika disampaikan bahwa Asrama Haji atau Rumah Haji atau Griya Haji kita melayani berbagai macam masyarakat umum yang didedikasikan untuk kegiatan haji. Tetapi selama bukan musim haji juga dimanfaatkan kegiatan yang lain. Ini sangat luar biasa memberikan pelayanan kepada masyarakat kita. Selamat untuk itu," jelasnya.
Kementerian Keuangan RI berkomitmen untuk terus membangun berbagai cara supaya dapat mengelola uang rakyat. Salah satunya dengan membangun Gedung Jabal Uhud Asrama Haji Embarkasi Balikpapan yang dibangun dari uang rakyat.
"Yang kita kelola itu uang rakyat, nggak ada yang ngasih ke kita uang gratis. Kita punya uang berasal dari yang bayar pajak, yang bayar penerimaan kepabeanan bea cukai, yang bayar penerimaan bukan pajak. Sumbernya itu. Kita gunakan dengan sebaik-baiknya," tegasnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar