Harga bawang putih terpantau Rp. 30.000/kg s.d. Rp. 40.000/kg dan bawang merah Rp. 35.000/kg s.d. 38.000/kg. Pada pemantauan kali ini, Kanwil V memperhatikan terkait dengan potensi adanya upaya-upaya kenaikan harga yang tidak wajar dan tidak didasarkan sebab yang jelas yang dapat menyebabkan terganggunya upaya pengendalian inflasi pada bapokting dan mengganggu tingkat daya beli dari masyarakat.
Kedua, potensi adanya praktek bundling atau tying yang dilakukan pada barang kebutuhan primer masyarakat yang dapat memberatkan atau merugikan masyarakat. Ketiga, melihat potensi gejala penahanan atau pengaturan pasokan atau kartel oleh pihak tertentu yang mengakibatkan terjadinya praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.
Sebagaimana diketahui umumnya rantai pasok pada komoditi Bapokting cukup panjang dari produsen hingga ke pengecer. Hal ini membuat harga di tingkat konsumen menjadi kurang efisien karena terdapat margin di berbagai lini distribusi, belum termasuk biaya transportasi dan distribusi.
Disparitas harga di produsen dan pengecer untuk berbagai komoditi bapokting khususnya produk pertanian cukup tinggi. Karena itu, Pemerintah Daerah jelang Ramadhan telah terpantau melakukan berbagai aktivitas dan upaya baik pasar murah atau operasi pasar dengan tujuan, untuk mengendalikan gejolak pasokan dan harga pada barang-barang yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat.
Meski saat ini berbagai bapokting di Samarinda dan Balikpapan masih terpantau terkendali meski sudah terdapat kenaikan pada komoditi tertentu, Kanwil V menghimbau kepada para pelaku baik produsen dan distributor, untuk tidak menjadikan momen datangnya hari besar keagamaan yang sebentar lagi tiba sebagai pembenar menaikkan harga tanpa sebab yang wajar
Apalagi dilakukan melalui pengaturan pasokan atau harga untuk menangguk keuntungan secara tidak wajar, Para pelaku usaha di Kaltim dapat membantu masyarakat dengan berpartisipasi menjaga tingkat inflasi dan daya beli masyarakat.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar