BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Masa liburan sekolah seperti saat ini memang tepat digunakan untuk berkhitan, karena anak yang dikhitan memiliki waktu lebih banyak untuk masa penyembuhan dan beristirahat di rumah.
Seperti yang terlihat dalam kegiatan Khitan Massal yang diselenggarakan oleh Badan Dakwah Islamiyah (BDI) Pertamina Hulu Mahakam (PHM) di Rumah Sakit Ibnu Sina Balikpapan, Sabtu (17/12/2022) lalu.
Ketua Panitia Khitan Massal Al Taufiq Arifin menjelaskan kegiatan Khitan Massal gratis dilaksanakan dua hari, yakni 17 Desember 2022 dengan jumlah 159 peserta.
“11 diantaranya beragama non muslim, dan sebanyak 50 peserta akan mengikuti saat hari kedua, 18 Desember 2022,” ucapnya.
Kegiatan itu dilaksanakan di Rumah Majelis Kita Baitu Majlisinaa Teritip yang merupakan binaan BDI PHM.
“Sejauh ini antusias masyarakat sangat baik, ada yang sudah datang duluan dari jam 6 pagi, datang lebih dulu dari panitia,” ujarnya.
Adapun peserta diberikan batasan usia minimal 7 tahun. Setelah itu, peserta akan mendapatkan hadiah berupa mendapat tas, sarung, peci dan salam tempel.
Taufiq menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan secara jangka panjang, dan lebih luas, sehingga dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh masyarakat yang membutuhkan khususnya yang termasuk keluarga kurang mampu.
“Juga dapat diikuti pula secara lintas agama mengingat berkhitan atau sunat ini juga baik dari segi kesehatan,” tambahnya.
Ketua Bidang Kaderisasi BDI PHM sekaligus Senior Project Engineer PHM Syaiful Bahri mengatakan kegiatan khitan massal ini setiap tahunnya dikemas kreatif, agar dapat maksimal dalam memfasilitasi kebaikan.
Khitan Massal BDI PHM bekerja sama dengan RS Ibnu Sina Balikpapan. “Kalau ada kondisi pendarahan bisa dibawa ke RS Ibnu Sina, kerja sama sampai anak atau peserta khitan sudah pulih, biasanya tiga hari sudah pulih tapi kalau ada kondisi medis lainnya akan ditangani. Ibnu Sina buka 24 jam.“ pungkasnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar