DPRD Kota Balikpapan

Aspirasi Infrastruktur Jadi Skala Prioritas Reses Kamarudin di Kelurahan Baru Ulu

lihat foto
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan Kamarudin gelar reses masa sidang III tahun 2022, di jalan Letjen Suprapto RT 17 Kelurahan Baru Ulu, Selasa (1/11/2022) malam. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan Kamarudin gelar reses masa sidang III tahun 2022, di jalan Letjen Suprapto RT 17 Kelurahan Baru Ulu, Selasa (1/11/2022) malam. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan Kamaruddin gelar reses masa sidang III tahun 2022, di jalan Letjen Suprapto RT 17 Kelurahan Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat, Selasa (1/11/2022) malam.

Kegiatan reses diikuti perwakilan warga dari setiap RT di Kelurahan Baru Ulu.

“Hasil-hasil reses ini terkadang akan terseleksi sendiri oleh dinas terkait. Jadi yang dianggap layak dikerjakan dan yang tidak layak akan ditunda," ujarnya kepada awak media seusai kegiatan reses.

Berbagai aspirasi disampaikan warga Kelurahan Baru Ulu diantaranya infrastruktur jalan seperti semenisasi, drainase , penerangan jalan umum di gang, usulan jembatan termasuk harga tabung gas yang mahal. "Mudah-mudahan apa yang diinginkan bapak-ibu bisa terwujud,” ucapnya.

Anggota Komisi III DPRD Balikpapan mengatakan infrastruktur dalam hal ini drainase dan semenisasi akan menjadi skala prioritas pada reses ini, karena kalau yang lain hal umum bukan berarti tidak prioritas tetapi masyarakat harus lebih aktif dalam hal itu. "Lebih pada infrastruktur seperti semenisasi dan drainase," ujarnya.

Berkaitan dengan semenisasi dan drainase, lanjutnya dalam pengajuan infrastruktur jalan bisa melalui musrembang dan reses.

Jika belum pernah melakukan pengajuan maka usulan tersebut terlebih dahulu dibuatkan proposal, yang dilengkapi foto beserta ukuran.

"Untuk saat ini aspirasi warga tidak bisa cepat terealisasi, karena APBD sudah disahkan," sebutnya.


Terkait Penerangan Jalan Umum (PJU) yang berada di gang juga dikeluhkan warga. Akan tetapi, Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan sangat selektif pada pemasangan PJU.

Pasalnya, Dishub lebih terfokus pada jalan diatas 6 meter sedangkan jalan kurang dari 4 meter merupakan kewenangan kelurahan.

"Insya Allah nanti saya yang berikan secara pribadi berupa rumah lampu tapi nanti masyarakat yang pasang sendiri maupun menyediakan dayanya. Itu untuk PJU yang ada di gang kecil terutama untuk rumah diatas laut," terangnya.

Terdapat pula keluhan mengenai mahalnya harga tabung gas. Terkait hal itu, akan disampaikan kepada teman yang berada di Komisi IV DPRD Balikpapan, sehingga bisa dilakukan operasi pasar. "Tugas saya akan menyampaikan kepada teman-teman Komisi IV," imbuhnya.

Politisi Partai Nasdem menyampaikan kepada warga Kelurahan Baru Ulu khususnya Balikpapan Barat harus bersyukur, karena telah banyak hal yang sudah dicapai.

Fasilitas yang ada di Kecamatan Balikpapan Barat lebih terpenuhi daripada Kecamatan lainnya, seperti SMPN 25 maupun rumah sakit sedang tahap pembangunan.

Meskipun demikian, sebagai anggota DPRD berharap agar sekolah, rumah sakit atau fasilitas lainnya dapat terbangun di setiap Kecamatan. "Itu yang kita perjuangkan di dewan," tutupnya.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar