Untuk sampai ke lokasi wisata, pengunjung dapat melalui jalan selebar satu meter yang sudah disemenisasi dan di sepanjang, dimana sisi jalan dipenuhi pepohonan yang rindang.
Baik pemerintah kecamatan maupun pemerintah desa menaruh perhatian serius terhadap pengembangan wisata air Loyu Bile, terutama dalam melengkapi fasilitas objek wisata. Seperti musholla, parkir motor, dan WC umum.
Selain itu Loyu Bile diharapkan menjadi lokasi bagi yang ingin bermalam, lengkap dengan paket kulinernya.
Bagi yang hobi bersepeda juga akan disediakan penyewaan sepeda, permainan ATV, atau permainan sepeda motor roda empat, sedangkan bagi yang hobi panjat tebing ada spot yang bisa digunakan.
Sayangnya, pada tahun itu pula Indonesia mulai dilanda pandemi Covid-19. Untuk mencegah penyebaran virus berbahaya ini, Pemkab Paser menutup semua objek wisata, termasuk Loyu Bile.
Sekarang pandemi Covid-19 mulai mereda, sehingga pengembangan pariwisata yang menjadi salah satu program pembangunan Bupati Paser dr Fahmi Fadli dan Wakil Bupati Paser Hj Syarifah Masitah Assegaf bisa mulai dipacu dalam mewujudkan Kabupaten Paser Maju Adil dan Sejahtera (Paser MAS).
Seperti disampaikan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Paser Muksin didampingi Kabid Pariwisata Arya Widhiyasa, Senin (8/8/2022).
"Kami sangat mengapresiasi semua upaya yang telah dicurahkan dalam mengembangkan wisata Loyu Bile," kata Arya Widhiyasa.
(Adv/Aas)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar