Berita Kota Balikpapan

Ketua RT di Balikpapan Diadukan Ke Polresta Balikpapan 

Kuasa hukum Aulia Azizah Ahma Diana, SH, MH saat memperlihatkan bukti aduan di salah satu Cafe di kawasan Gunung Pasir, Balikpapan Kota, Minggu, (22/5/2022) siang. Foto: Ist.
Kuasa hukum Aulia Azizah Ahma Diana, SH, MH saat memperlihatkan bukti aduan di salah satu Cafe di kawasan Gunung Pasir, Balikpapan Kota, Minggu, (22/5/2022) siang. Foto: Ist.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Seorang Ketua RT di Kelurahan Baru ilir Kecamatan Balikpapan Barat diadukan ke Polresta Balikpapan oleh 19 warga melalui kuasa hukumnya Aulia Azizah Ahma Diana, SH, MH, pada Sabtu, (21/5/2022) kemarin.

Ketua RT yang berinisial S ini diadukan atas dugaan penggelapan biaya pemasangan sambungan rumah (meter) air bersih Perusahaan Daerah Tirta Manuntung Balikpapan (PDAM).

Aulia Azizah Ahma Diana, SH, MH, mengungkapkan dugaan penggelapan biaya pemasangan sambungan air bersih terhadap 19 warga di lima RT yang berada di Kelurahan Baru Ilir terjadi sejak bulan Juni 2021 lalu.

Sementara itu, 19 warga tersebut dijanjikan untuk mendapatkan pemasangan sambungan air bersih, dengan menyetorkan biaya senilai Rp 4.160.000 setiap orang kepada S.

"Total setoran dari 19 warga kepada oknum Ketua RT berinisial S senilai 79 juta rupiah, setoran itu dilakukan pada bulan Juni 2021 lalu. Namun hingga sampai saat ini kurang lebih 10 bulan berjalan sambungan air bersih dari PDAM tak kunjung di pasang," jelas Aulia Azizah Ahma Diana kepada wartawan di salah satu Cafe di kawasan Gunung Pasir, Balikpapan Kota, Minggu, (22/5/2022) siang.

Aulia sapaan akrab Aulia Azizah Ahma Diana mengatakan, pihaknya baru-baru ini mengaku telah mendatangi Kantor PDAM di Jalan Ruhui Rahayu, Balikpapan Selatan.

Kedatangannya untuk mengklarifikasi terkait biaya pemasangan sambungan air bersih yang telah disetorkan oleh 19 warga kepada oknum S pada bulan Juni 2021 lalu.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar