Selain itu juga, masyarakat sekitar Yonif Raider 600/Modang turut berpartisipasi untuk menikmati hasil masakan Persit, sehingga tidak hanya para Prajurit dan keluarganya saja yang ikut menikmati masakan tersebut. "Kegiatan ini juga merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat," serunya.
Tujuan ini dari kegiatan ini, agar mewujudkan perhatian Persit terhadap Prajurit Remaja serta masyarakat bahwa organisasi Persit ini tidak hanya bernilai positif bagi para istri Prajurit saja. Namun, juga dapat memberi dukungan moril kepada Prajurit secara umum.
Perlombaan memasak ini diikuti oleh lima tim dari lima kompi Yonif Raider 600/ Modang dan setiap kompi memberikan delegasi sebanyak empat orang.
Dalam kesempatan yang sama, Danyonif R 600/Modang Mayor Inf Karuniawan
Hanif Arridho, SE, MM mengatakan prajurit remaja yang biasanya secara rutin hanya makan di dapur Prajurit.
Kali ini prajurit dapat menikmati sesuatu yang berbeda dan ikut merasakan peringatan HUT ke 76 Persit Kartika Chandra Kirana, walaupun diadakan secara sederhana.
Kegiatan ini akan dilakukan secara berlanjut setiap tahunnya dengan kreasi yang berbeda disesuaikan dengan situasi yang dibutuhkan masyarakat.
Seperti contoh, lomba memasak kali ini dengan biaya Rp 5.000,- karena itu untuk mengajarkan kepada ibu persit untuk bisa mengelola keuangan dengan situasi yang sulit di dalam keluarga.
Akan tetapi bisa menyajikan makanan yang sehat, menarik dan lezat dengan dana yang minim. "Itu ajaran yang diterapkan kepada mereka," tutupnya.
(BorneoFlash.com/Niken)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar