BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Dalam rangka memperingati HUT ke 76 Persit Kartika Chandra Kirana, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XII Yonif Raider 600/Modang PD VI/Mulawarman
menyelenggarakan dan mengadakan berbagai lomba, yaitu lomba bola voli antar kompi, lomba menyanyi, lomba tari kreasi dan lomba memasak.
Tentunya, kegiatan tersebut berlangsung sesuai dengan protokol kesehatan. Ada hal unik yang tampak dari beberapa perlombaan tersebut yaitu lomba memasak.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XII Yonif Raider 600/Modang Ny Emma Karuniawan Hanif Arridho menyampaikan, bahwa dalam lomba memasak hanya satu menu yang sama yakni nasi goreng dengan bahan-bahan yang sangat dibatasi senilai Rp. 5.000,- per porsi.
"Apabila ada juri yang menemukan satu porsi lebih dari Rp.5000,- maka akan langsung didiskualifikasi," jelasnya kepada awak media, Sabtu (26/3/2022).
Walaupun perlombaan memasak hanya menyajikan satu menu, Persit harus dapat menyajikannya dengan menarik serta citra rasa yang dapat mengundang selera.
“Inilah tantangannya, bahwa dalam kondisi yang sulit seperti saat ini, Persit harus tetap dapat berkreasi untuk menyajikan yang terbaik bagi keluarganya dengan segala keterbatasan," ucap Emma Hanif Arridho.
Tak hanya itu, keunikan berikutnya yang tampak dari perlombaan ini adalah, bahwa hasil masakan disajikan kepada Prajurit Remaja. Selain menikmati hasil masakan Persit secara cuma-cuma tetapi juga bertindak sebagai juri yang akan menentukan pemenang lomba memasak nasi goreng ini.
Selain itu juga, masyarakat sekitar Yonif Raider 600/Modang turut berpartisipasi untuk menikmati hasil masakan Persit, sehingga tidak hanya para Prajurit dan keluarganya saja yang ikut menikmati masakan tersebut. "Kegiatan ini juga merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat," serunya.
Tujuan ini dari kegiatan ini, agar mewujudkan perhatian Persit terhadap Prajurit Remaja serta masyarakat bahwa organisasi Persit ini tidak hanya bernilai positif bagi para istri Prajurit saja. Namun, juga dapat memberi dukungan moril kepada Prajurit secara umum.
Perlombaan memasak ini diikuti oleh lima tim dari lima kompi Yonif Raider 600/ Modang dan setiap kompi memberikan delegasi sebanyak empat orang.
Dalam kesempatan yang sama, Danyonif R 600/Modang Mayor Inf Karuniawan
Hanif Arridho, SE, MM mengatakan prajurit remaja yang biasanya secara rutin hanya makan di dapur Prajurit.
Kali ini prajurit dapat menikmati sesuatu yang berbeda dan ikut merasakan peringatan HUT ke 76 Persit Kartika Chandra Kirana, walaupun diadakan secara sederhana.
Kegiatan ini akan dilakukan secara berlanjut setiap tahunnya dengan kreasi yang berbeda disesuaikan dengan situasi yang dibutuhkan masyarakat.
Seperti contoh, lomba memasak kali ini dengan biaya Rp 5.000,- karena itu untuk mengajarkan kepada ibu persit untuk bisa mengelola keuangan dengan situasi yang sulit di dalam keluarga.
Akan tetapi bisa menyajikan makanan yang sehat, menarik dan lezat dengan dana yang minim. "Itu ajaran yang diterapkan kepada mereka," tutupnya.
(BorneoFlash.com/Niken)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar