Walikota Balikpapan menuturkan islamic center dapat digunakan sebagai central pelatihan dakwah dan syiar agama, sehingga tidak dijadikan sebagai tempat ibadah atau pengajian.
"Itu bisa dijadikan sebagai tempat pembinaan untuk memantapkan anak-anak membaca Alquran sebagai hobi," ungkapnya.
Ia berharap pengusaha Kota Balikpapan akan dilibatkan untuk bisa membantu memfasilitasi anak-anak termasuk pelatihan MTQ ini dan perusahaan mungkin bisa membantu melalui program CSR.
"Saya tidak janji tapi saya usahakan kalau itu berhasil. Alhamdulillah. Semoga mimpi dan program kita bisa diwujudkan,"serunya.
Sementara itu, Ketua Panitia TC LPTQ Kota Balikpapan H Masrivani menuturkan sebanyak 52 peserta yang mengikuti MTQ dan ini merupakan hasil Musabaqah Tilawatil Quran Kota Balikpapan tahun 2021.
Sehingga berhak mengikuti MTQ tingkat Provinsi Kaltim dan akan mengikuti pelatihan yang berlangsung dari tanggal 3-6 Maret 2022.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar