“Selain mengundang pemimpin redaksi media yang sudah terverifikasi Dewan Pers, kami juga mengajak rekan-rekan media yang belum terverifikasi. Ini adalah ruang bersama bagi seluruh insan pers,” katanya.
Tak hanya kalangan media, panitia turut mengundang kepala Dinas Kominfo dari 10 kabupaten dan kota di Kalimantan Timur, serta sekretaris DPRD yang selama ini menjadi mitra strategis media dalam penyebarluasan informasi publik.
Malam Apresiasi dan Doa untuk Wartawan Senior
Setelah konvensi berlangsung, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Malam Apresiasi Wartawan Legend yang menjadi agenda rutin sejak pertama kali digelar pada 2021.
Kegiatan yang sebelumnya pernah berlangsung di Samarinda, Bontang, dan Balikpapan itu kembali diselenggarakan di Kota Tepian tahun ini.
“Tahun ini kembali digelar di Samarinda. Mudah-mudahan pada tahun-tahun mendatang dapat bergilir di kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Timur,” ujar Charles.
Salah satu tradisi yang selalu mewarnai Wartawan Legend Bedapatan adalah pelaksanaan haul dan doa bersama untuk para wartawan yang telah wafat.
Berdasarkan data panitia, sedikitnya terdapat 120 wartawan yang pernah mengabdikan diri di dunia pers Kalimantan Timur dan telah berpulang.
Panitia juga mengundang sejumlah tokoh masyarakat serta pejabat daerah untuk menghadiri kegiatan tersebut.
“Kami berharap gubernur dan wakil gubernur berkenan hadir bersama para tokoh masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap insan pers di Kalimantan Timur,” pungkas Charles. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar