"Saya senang lihat Tenggarong sekarang. Keren. Alhamdulillah sekarang sudah jadi, bagus," tuturnya.
Selain suasana kota, Rita mengaku merindukan berbagai kuliner khas yang selama ini menjadi bagian dari kesehariannya saat masih tinggal di Tenggarong.
"Saya memang kangen makanan sini. Kangen suasana sini. Saya orang Kutai. Lahir dan besar di sini," ungkapnya.
Dalam waktu dekat, Rita berencana mengunjungi makam sejumlah anggota keluarga yang telah meninggal dunia selama dirinya menjalani masa tahanan. Ia mengaku banyak kehilangan momen bersama keluarga karena keterbatasan komunikasi selama berada di balik jeruji.
"Saya terputus komunikasi cukup lama. Banyak keluarga yang meninggal saya enggak tahu," ujarnya.
Meski enggan berbicara mengenai langkah politik ke depan, Rita mengaku bersyukur dapat kembali menginjakkan kaki di kampung halaman. Baginya, saat ini yang terpenting adalah menikmati waktu bersama keluarga dan menjalani kehidupan dengan lebih tenang.
Selama menjalani masa hukuman, Rita mengisi waktunya dengan berbagai aktivitas seperti olahraga dan melukis. Kebiasaan tersebut, menurutnya, membantu menjaga kondisi fisik dan mental.
"Saya sekarang malah lebih sehat dibanding dulu. Saya olahraga setiap hari. Bahkan satu koper saya isinya alat olahraga," tutupnya sambil tersenyum. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar