BorneoFlash.com, KUKAR – Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari, memilih menikmati waktu di kampung halaman setelah menyelesaikan masa hukumannya.
Di tengah berbagai spekulasi mengenai kemungkinan dirinya kembali ke dunia politik, Rita mengaku belum memikirkan hal tersebut dan ingin beristirahat terlebih dahulu.
"No comment. Saya mau istirahat dulu," kata Rita saat ditanya mengenai peluang kembali terjun ke politik.
Rita mengatakan, saat ini fokus utamanya adalah menyesuaikan diri kembali dengan kehidupan di Tenggarong setelah hampir sembilan tahun jauh dari kampung halaman. Ia mengaku ingin menikmati waktu bersama keluarga sekaligus mengurus sejumlah keperluan pribadi yang selama ini tertunda.
"Aku lahir di sini. Sudah lama sekali enggak tinggal di rumah ini. Saya mau lihat-lihat dulu. Masih ada aset yang harus saya urus. Kalau di Jakarta biaya hidup lebih besar. Jadi sementara saya di sini dulu," bebernya.
Kepulangan Rita ke Kukar turut menjadi perhatian masyarakat. Namun, ia mengaku tidak menyangka masih mendapat perhatian dan sambutan hangat dari warga setelah sekian lama meninggalkan daerah yang pernah dipimpinnya tersebut.
"Saya pikir enggak banyak orang. Ternyata ada motor-motor, ada iring-iringan. Alhamdulillah, luar biasa. Disambut luar biasa, enggak terbayangkan," sebutnya.
Di tengah pertemuannya dengan warga dan awak media, Rita juga mengungkapkan kerinduannya terhadap suasana Tenggarong. Menurutnya, banyak perubahan yang terjadi di daerah tersebut selama dirinya tidak berada di Kukar.
"Saya senang lihat Tenggarong sekarang. Keren. Alhamdulillah sekarang sudah jadi, bagus," tuturnya.
Selain suasana kota, Rita mengaku merindukan berbagai kuliner khas yang selama ini menjadi bagian dari kesehariannya saat masih tinggal di Tenggarong.
"Saya memang kangen makanan sini. Kangen suasana sini. Saya orang Kutai. Lahir dan besar di sini," ungkapnya.
Dalam waktu dekat, Rita berencana mengunjungi makam sejumlah anggota keluarga yang telah meninggal dunia selama dirinya menjalani masa tahanan. Ia mengaku banyak kehilangan momen bersama keluarga karena keterbatasan komunikasi selama berada di balik jeruji.
"Saya terputus komunikasi cukup lama. Banyak keluarga yang meninggal saya enggak tahu," ujarnya.
Meski enggan berbicara mengenai langkah politik ke depan, Rita mengaku bersyukur dapat kembali menginjakkan kaki di kampung halaman. Baginya, saat ini yang terpenting adalah menikmati waktu bersama keluarga dan menjalani kehidupan dengan lebih tenang.
Selama menjalani masa hukuman, Rita mengisi waktunya dengan berbagai aktivitas seperti olahraga dan melukis. Kebiasaan tersebut, menurutnya, membantu menjaga kondisi fisik dan mental.
"Saya sekarang malah lebih sehat dibanding dulu. Saya olahraga setiap hari. Bahkan satu koper saya isinya alat olahraga," tutupnya sambil tersenyum. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar