BorneoFlash.com, KUKAR - Kenaikan debit Sungai Mahakam mulai memicu kekhawatiran di sejumlah wilayah Kutai Kartanegara (Kukar).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar kini meningkatkan kewaspadaan setelah banjir kiriman dari wilayah hulu Mahakam dilaporkan bergerak menuju kawasan hilir.
Sejumlah titik di Kecamatan Tabang dan Kembang Janggut mulai terdampak luapan air. Akses jalan poros antarwilayah bahkan dilaporkan tergenang sehingga menghambat aktivitas warga dan transportasi.
Kepala BPBD Kukar, Setianto Nugroho Aji, mengatakan peningkatan debit air dipicu curah hujan tinggi yang terjadi di wilayah Mahakam Ulu dan Kutai Barat dalam beberapa hari terakhir.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat aliran Sungai Mahakam mengalami lonjakan volume yang cukup signifikan dan berpotensi terus meningkat.
“Aliran Sungai Mahakam di bagian tengah, yakni Kecamatan Tering dan Long Iram di Kutai Barat sudah tergenang sedalam 40-70 cm dan air akan terus naik. Wilayah hilir seperti Muara Pahu, Penyinggahan, Kukar, hingga Samarinda harus siaga penuh menghadapi banjir kiriman ini,” jelas Setianto, pada Sabtu (23/5/2026).
Ia menjelaskan BPBD Kukar saat ini terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan debit air, terutama di wilayah yang berada di sepanjang aliran Sungai Mahakam.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar