BorneoFlash.com, KUKAR - Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kutai Kartanegara (Kukar) terus bertambah seiring perluasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Namun, di tengah peningkatan tersebut, masih ada beberapa unit baru yang belum dapat beroperasi karena menunggu proses verifikasi dan arahan dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Sekretaris Kabupaten Kukar, Sunggono mengatakan saat ini jumlah SPPG di Kukar telah mencapai 129 unit.
Angka tersebut meningkat dibandingkan tahap awal pelaksanaan program yang hanya berjumlah 74 unit, termasuk layanan yang berada di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Kalau di Kukar itu kemarin awal itu 74, sekarang sudah 129 termasuk yang di wilayah 3T,” ucap Sunggono, pada Jum'at (12/6/2026).
Meski jumlahnya terus bertambah, belum seluruh SPPG yang telah dipersiapkan dapat langsung beroperasi.
Pemkab Kukar mencatat sedikitnya empat hingga lima unit baru masih menunggu hasil review sebelum memperoleh rekomendasi untuk melayani penerima manfaat MBG.
Beberapa unit tersebut berada di sejumlah kecamatan, di antaranya Tenggarong dan Muara Badak. Menurut Sunggono, sebagian besar tahapan persiapan telah diselesaikan oleh pengelola.
Namun hingga kini, pemerintah daerah masih menunggu kejelasan dari BGN terkait kriteria dan mekanisme yang akan diterapkan terhadap SPPG yang telah menyatakan siap beroperasi.
“Karena kita belum tahu kriteria yang ditetapkan oleh BGN yang disampaikan secara resmi kepada kami,” katanya.
Ia menyebut laporan kesiapan operasional terus masuk dari sejumlah pengelola SPPG. Bahkan ada yang telah mempertanyakan kepastian waktu mulai beroperasi setelah seluruh persyaratan hampir rampung.
Meski demikian, Pemkab Kukar memilih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat sebelum mengambil langkah lebih lanjut. Sebab operasional SPPG baru tetap bergantung pada hasil penilaian dan rekomendasi dari pihak yang berwenang.
“Memang ada beberapa yang sudah menyatakan siap. Tapi kita tunggu hasil review itu apakah masih direkomendasikan bisa beroperasi atau belum,” ungkap Sunggono.
Sementara itu, SPPG yang telah beroperasi di Kukar dipastikan masih berjalan normal dan terus melayani penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis di berbagai wilayah. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar