Berita Kalimantan Timur

Internet Mendorong Kebangkitan Ekonomi di Pulau Maratua

lihat foto
Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi, Fadhilah Mathar. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi, Fadhilah Mathar. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Homestay, operator wisata, hingga usaha kuliner dapat menjangkau calon pelanggan dengan biaya promosi yang lebih efisien. Kemudahan itu ikut memperkuat sektor pariwisata yang menjadi salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat Maratua.

"Maratua memiliki kekayaan wisata bahari yang sangat besar. Ketika konektivitas hadir, promosi menjadi lebih mudah dan masyarakat memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan usahanya," jelasnya.

Fadhilah menyebut pertumbuhan sektor pariwisata di Berau dalam beberapa tahun terakhir turut memicu pergerakan ekonomi di bidang lain. Di mana penginapan, transportasi, jasa wisata, hingga usaha kuliner ikut merasakan dampak dari meningkatnya kunjungan wisatawan.

Pemerintah melalui BAKTI Komdigi juga terus memperluas infrastruktur digital di berbagai wilayah. Saat ini, ratusan titik layanan internet berbasis satelit telah beroperasi di Kalimantan Timur untuk melayani sekolah, puskesmas, kantor pemerintahan, dan fasilitas publik lainnya.

Meski demikian, Fadhilah mengingatkan bahwa pembangunan jaringan telekomunikasi harus diikuti dengan peningkatan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi. Sebab akses internet baru akan memberikan manfaat maksimal jika mampu menciptakan nilai tambah ekonomi.

lihat foto
Direktur Utama BAKTI Komdigi, Fadhilah Mathar. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Direktur Utama BAKTI Komdigi, Fadhilah Mathar. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

"Konektivitas adalah fondasi. Setelah akses tersedia, yang tidak kalah penting adalah bagaimana masyarakat memanfaatkannya untuk kegiatan produktif yang memberikan nilai tambah ekonomi," tuturnya lagi.

Fadhilah juga menekankan pentingnya pendataan untuk mengukur dampak digitalisasi terhadap kehidupan masyarakat. Data yang kuat dinilai dapat menjadi dasar dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

"Sering kali perubahan ekonomi sudah terjadi, tetapi belum terdokumentasi dengan baik. Data yang kuat akan membantu melihat sejauh mana digitalisasi memberikan dampak bagi masyarakat," tutupnya. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar