Berita Kalimantan Timur

Internet Mendorong Kebangkitan Ekonomi di Pulau Maratua

lihat foto
Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi, Fadhilah Mathar. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi, Fadhilah Mathar. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BERAU - Pulau Maratua mulai menunjukkan wajah baru sebagai kawasan yang mampu tumbuh dari wilayah terluar. Kehadiran internet tidak hanya memperluas akses komunikasi. 

Tetapi juga mendorong lahirnya berbagai aktivitas ekonomi yang sebelumnya sulit berkembang di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Selama bertahun-tahun, wilayah 3T identik dengan keterbatasan infrastruktur dan minimnya akses terhadap pasar. Kondisi itu membuat pelaku usaha lokal bergantung pada transaksi konvensional dengan jangkauan yang terbatas. Kini, perkembangan teknologi digital mulai mengubah keadaan tersebut.

Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi, Fadhilah Mathar, menyebut konektivitas digital mampu membuka jalan bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi daerah. Menurut dia, wilayah perbatasan harus diposisikan sebagai beranda depan Indonesia yang memiliki peluang besar untuk bertumbuh.

"Wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar harus dipandang sebagai beranda depan Indonesia. Dengan dukungan konektivitas digital, masyarakat dapat mengembangkan potensi ekonomi lokal hingga menjangkau pasar yang lebih luas," ujarnya, pada Rabu (10/06/2026).

Akses internet, jelas Fadhilah, memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produknya kepada konsumen di luar daerah. Mereka dapat memanfaatkan berbagai platform digital tanpa harus bergantung pada pasar lokal. Pola usaha pun berubah seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi.

Fadhilah menilai pelaku usaha yang memanfaatkan digitalisasi memiliki peluang berkembang lebih cepat dibandingkan mereka yang masih mengandalkan cara-cara konvensional. Internet juga membuka peluang bagi tumbuhnya ekonomi kreatif dan berbagai layanan berbasis teknologi di kawasan terpencil.

Pulau Maratua, lanjutnya, menjadi salah satu contoh perubahan tersebut. Destinasi wisata bahari yang terkenal dengan keindahan bawah lautnya itu kini semakin dikenal wisatawan melalui promosi digital yang dilakukan masyarakat dan pelaku usaha setempat.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar