Di RT 41 Karang Joang, keberagaman komoditas menjadi kekuatan tersendiri. Tanaman cabai sebagai bagian dari Gerakan Tanam Cabai (Gertam Cabai) tumbuh berdampingan dengan sayuran segar dan tanaman herbal. Sementara budidaya ikan dan ternak skala rumah tangga menjadi nilai tambah dalam penilaian.
“Yang dinilai bukan hanya hasil tanamannya, tetapi juga administrasi Dasa Wisma, keberlanjutan program, serta partisipasi aktif masyarakat,” jelas Niniek.
Persiapan lomba dilakukan melalui pembinaan intensif selama kurang lebih dua bulan.
TP PKK Kecamatan Balikpapan Utara bersama TP PKK Kelurahan Karang Joang rutin melakukan pendampingan agar seluruh aspek penilaian terpenuhi, mulai dari tata kelola kelompok hingga inovasi pengembangan komoditas.
Penilaian lomba turut dihadiri Staf Ahli TP PKK Kota Balikpapan, Hj. Siti Kotijah, yang mewakili Ketua TP PKK Kota Balikpapan. Ia berharap semangat warga RT 41 dapat menjadi contoh bagi lingkungan lain.

“Harapannya, apa yang dilakukan Dasa Wisma Daun Sop Ceria bisa menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah menjadi lebih produktif dan bernilai ekonomi,” ujarnya.
Melalui langkah sederhana dari pekarangan rumah, warga Karang Joang menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar wacana, melainkan gerakan nyata yang tumbuh dari kebersamaan dan kepedulian. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar