Selama festival berlangsung, masyarakat disuguhkan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang menampilkan perpaduan antara warisan leluhur dan kreativitas generasi muda. Harmoni tersebut dinilai mampu memperkuat identitas daerah sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada sejumlah sanggar seni, yakni Seroyoq, Sempekat Bangkit, Sempekat Peluant dan Swalas Gunaq.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam menjaga dan mengembangkan seni budaya daerah.
Frederick turut memberikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata (Dispar) yang sukses menyelenggarakan festival. Ia menilai keberhasilan acara tersebut harus menjadi motivasi untuk menghadirkan inovasi dan kegiatan budaya yang lebih besar pada masa mendatang.

Sementara itu, Plt Kepala Dispar Kubar Sumardi menjelaskan Festival Sempekat Harmoni Budaya Kubar menjadi wadah pelestarian, pengembangan, dan promosi kekayaan budaya daerah. Selain itu, festival juga bertujuan memperkuat semangat sempekat atau persatuan dalam keberagaman masyarakat Kubar.
“Partisipasi seluruh pihak menjadi bukti bahwa budaya tetap menjadi perekat persatuan dan identitas masyarakatKubar,”katanya.
Penutupan festival turut dihadiri Ketua DPRD Kubar Ridwai, Pj Sekkab Kamius Junaidi, Ketua TP PKK Maria Christina Frederick Edwin, unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kubar. (*/Adv Diskominfo Kubar)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar