Ia menambahkan, Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau, ratusan suku, bahasa, dan budaya membutuhkan fondasi yang kuat untuk menjaga persatuan dan kesatuan.
“Pancasila menjadi pedoman yang memastikan keberagaman tetap terjaga dalam bingkai persatuan,” tambahnya.
Fahmi juga menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya diterapkan dalam kehidupan berbangsa di dalam negeri, tetapi juga menjadi dasar Indonesia dalam berperan di tingkat internasional.
Melalui politik luar negeri bebas aktif dan semangat musyawarah, Indonesia terus berkomitmen mendorong terciptanya perdamaian dunia yang berkeadilan.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya peran generasi muda sebagai penerus bangsa dalam menjaga eksistensi dan nilai-nilai Pancasila.
Menurutnya, berbagai ancaman seperti intoleransi, perpecahan, dan sikap eksklusif harus dilawan dengan semangat persatuan dan kebangsaan.
“Mari bersama meneguhkan kembali komitmen kebangsaan, melawan segala bentuk intoleransi, serta memastikan api Pancasila tetap menyala dan hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa,” pungkasnya. (*/Adv)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar