“Nah ini salah satu opsi, tapi semuanya nanti akan dipertimbangkan dari sisi prioritas, kemudahan, kemudian juga manfaat untuk perkembangan kota ke depan,” jelasnya.
Bagus menuturkan, kondisi lahan saat ini masih berupa tanah kosong. Karena itu, pemerintah ingin memprioritaskan pengembangan kawasan-kawasan baru yang dinilai memiliki prospek jangka panjang bagi pertumbuhan kota.
“Kalau di kota kan kita sudah terbatas. Nah ini daerah timur, daerah utara yang akan kita coba kembangkan supaya ada generator ekonomi baru di lokasi tersebut,” katanya.
Ia menyebut pengembangan kawasan nantinya tidak hanya terbatas untuk sektor pendidikan, tetapi juga dapat diarahkan untuk hunian maupun aktivitas lain yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Terkait anggaran pembangunan, Bagus mengatakan pembahasan masih pada tahap awal usulan kegiatan. Namun, Pemkot Balikpapan kemungkinan akan membantu pembangunan akses jalan menuju lokasi.

“Pembangunannya tetap menjadi ranah Kementerian Sosial, sementara mungkin jalannya akan dibantu oleh pemerintah kota,” ujarnya.
Peninjauan ini sebagai bentuk komitmen pemerintah kota Balikpapan, dalam mendukung program pemerintah. Wakil Wali Kota didampingi Asisten II, M. Andi Yusri; Kepala Dinas Sosial, Arfiansyah; Perwakilan DPPR termasuk Bappedalitbang melihat langsung lokasi yang masih dipenuhi pepohonan dan semak belukar. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar