Investasi tersebut tersebar di berbagai sektor strategis, mulai dari pembangunan hunian, infrastruktur, energi, akomodasi, pusat olahraga, hingga fasilitas komersial.
Di sisi lain, aktivitas ekonomi di kawasan Nusantara mulai tumbuh seiring meningkatnya jumlah pekerja dan pengunjung yang datang ke IKN. Perkembangan itu terlihat dari mulai hadirnya berbagai usaha makanan, minuman, hingga bisnis penunjang kebutuhan masyarakat.
Salah satu pelaku usaha yang mulai membuka cabang di kawasan IKN adalah Roti O. Kehadiran merek tersebut dinilai menjadi sinyal positif bahwa pelaku usaha mulai melihat potensi pasar jangka panjang di Nusantara.
“Semenjak buka kemarin, antusiasme pengunjung lumayan ramai. Khusus grand opening ada lebih dari seratus orang yang datang. Kalau di IKN ini kemungkinan ke depan akan semakin ramai, apalagi saat musim liburan,” ujar Harfi, Leader sekaligus Kepala Toko Roti O di IKN.
Menanggapi hal tersebut, Troy menilai masuknya berbagai investasi dan pelaku usaha menunjukkan bahwa IKN mulai dipandang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“Ketika infrastruktur dasar, hunian, energi, layanan publik, dan aktivitas ekonomi mulai terbentuk, di situlah kota ini mulai hidup. Investasi ini menjadi jembatan dari pembangunan menuju kehidupan kota,” pungkasnya. (*/Humas Otorita IKN)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar