BorneoFlash.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memperkuat pertahanan nasional dengan menambah alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk TNI Angkatan Udara di tengah situasi geopolitik global yang tidak menentu.
Prabowo menegaskan penguatan militer Indonesia bertujuan menjaga kedaulatan dan memperkuat daya tangkal, bukan untuk agresi terhadap negara lain.
“Kita hanya ingin menjaga wilayah sendiri. Pertahanan menjadi syarat utama stabilitas,” ujar Prabowo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin.
Pemerintah menambah enam jet tempur Rafale, empat pesawat Falcon 8X, satu pesawat A-400M, Radar GCI GM403, Smart Weapon Hammer, dan rudal Meteor untuk memperkuat TNI AU.
Prabowo memastikan pemerintah akan terus membangun kekuatan pertahanan udara, laut, dan darat secara bertahap demi menjaga keamanan Indonesia.
Kementerian Pertahanan juga telah menyelesaikan kontrak pembelian 42 jet tempur Rafale buatan Dassault Aviation Prancis. Kehadiran Rafale diyakini akan memperkuat pengamanan wilayah udara Indonesia. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar